Cara Orang Tua Hindari Anak dari Bullying

Penyanyi berusia 19 tahun asal Inggris, Harris J, mengadakan konser di Jakarta, termasuk di 5 sekolah di Jakarta dan Bekasi. Pada konser yang bertajuk Love You Are itu, penyanyi beragama Islam itu juga mengkampanyekan kesadaran anti bullying pada anak-anak dan orang tua.

Penyanyi lulusan BRIT School of Performing Arts, London, itu mengaku merasa prihatin dan terpanggil untuk mengkampanyekan anti bullying.

“Kampanye ini bukan hanya untuk anak-anak, namun juga untuk orangtua, untuk orang-orang yang menonton konserku, dan juga para guru,” ujar remaja yang hapal 30 juzz Al Quran dan sempat ditayangkan di Youtube ini.

Pada Rabu, 16 November 2016 lalu, Harris J tampil di SD, SMP, dan SMK Global Prima Islamic School, Jalan Kaliabang, Bekasi Utara. Lebih dari 200 orang yang terdiri atas siswa para pengurus yayasan, guru, dan orang tua siswa, nampak antusias menyaksikan konser Harris J tersebut.

Sebelum konser Harris berlangsung, pada acara itu digelar talkshow, juga dengan tema yang sama. Talkshow itu menghadirkan Helen dam Fahira dari LSM Sejiwa dan dipandu penyiar radia Gen FM.

Mengomentari soal upaya menghindarkan anak dari tindak bullying, beberapa orang tua dan guru di Global Prima Islamic School mengaku, bahwa orang tua sangat berperan dalam menghindarkan anak dari tindak Bullying.

Salah seorang orang tua siswi SD, Lina Roslina, mengatakan, agar anak terhindar dari tindak bullying, orang tua perlu mengenali teman-teman anak di sekolah. Setiap pulang sekolah, anak juga ditanya tentang keadaan di sekolah, apa pengalaman di sekolah pada hari itu, dan masalah yang dihadapi anak. “Yang penting, selalu menghargai anak-anak supaya tumbuh percaya diri, jangan pernah bilang yang negatif tentang anak, “kata ibu dari Ghasani, murid kelas 2 SD ini.

Pendapat yang sama juga dikatakan Yanni, juga orang tua siswa. Menurutnya, orang tua perlu pendekatan batin, salah satunya, setiap anak pulang sekolah, ditanyakan tentang apa pengalaman di sekolah pada hari itu, main dengan siapa saja, dan apa permainannya. “Dari cerita anak, kita bisa tahu, apakah anak kita mengalami bullying atau tidak, “ujarnya.

Andaikata orang tua mengetahui anaknya dibully teman-temannya, kata Yanni, anak harus diajarkan untuk menghindar dari pelaku bullying, jangan takut, namun harus menghadapi teman yang melakukan bullying itu dengan kata-kata yang baik dan sopan.

Orang tua lain, Wikasari, menilai, orang tua perlu menyiapkan mental anak untuk siap berbaur atau bersosialisasi di pergaulan dimanapun. “Dalam pergaulan itu kan anak akan berhadapan dengan berbagai macam sikap dan karakter teman-temannya. Namun yang tak kalah penting, kita juga harus memahami karakter anak sendiri, “ujar ibu dari Indira, juga murid kelas 2 SD.

Pendapat lain dikemukakan Damayanti, ibu dari Ellectra, siswi kelas 2 SD. Menurutnya, agar anak terhindar dari tindak bullying, orang tua harus mengajarkan kasih sayang, peduli dan saling tolong menolong. Dengan mengajarkan itu, anak akan selalu mengingat hal positif dan terbiasa melakukannya. “ Anak akan selalu berbuat jujur, tidak menyakiti orang lain. Anak juga tidak akan merasa rendah diri, sebaliknya akan tumbuh percaya diri, “katanya.

Damayanti juga menilai, mengajarkan kemandirian serta nilai-nilai agama, anak akan terhindar dari perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban.

Sedangkan Dian Carrolina, guru SD Global Prima Islamic Shool, mengatakan, orang tua perlu memberikan landasan agama yang kuat di keluarga dan meningkatkan percaya diri anak. “Orang tua juga perlu memilih lingkungan yang baik untuk anak-anaknya, “katanya.

Salah satu tindak bullying yang juga marak akhri-akhir ini adalah bullying melalui media sosial. Dalam upaya menghindarkan anak dari tindak bullying melalui media sosial itu, pada Sabtu, 26 November 2016, Komite Global Prima Islamic School juga akan menggelar acara Seminar Parenting dengan tema “Internet: Etika dan Bahaya” dengan menampilkan pembicara Teguh Arifyadi dari Indonesia Cyber Law Community (ICLC).

Post source : http://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost%2Fxview&id=3650

Related posts