SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

SMKs TI Muhammadiyah 11 Sibuluan Memperoleh Juara 2 pada kegiatan Kemah(P5)

Proyek Profil Pelajar Pancasila terdapat  enam dimensi yang harus dilakukan secara utuh yakni; 1) Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, 2) Berkebhinekaan global, 3) Bergotong royong, 4) Mandiri, 5) Bernalar Kritis, 6) Kreatif

P5 di Pantai Hollywood Pandan Kab.Tapanuli Tengah dengan model perkemahan selama tiga hari. SMKS TI Muhammadiyah 11 Sibuluan berhasil mendapatkan Juara 2” dalam Event Perlombaan P5 di Tapanuli Tengah

 

Bersama Bapak Kepala Sekolah SMKs Muhammadiyah 11 Sibuluan
Kebersamaan dengan DANTON SMKM 11 Sibuluan

Libur Hari Lahir Pancasila dan Cuti Bersama Hari Raya Waisak

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 327 tahun 2023 tanggal 29 Maret 2023 tentang Perubahan atas SKB Nomor 1066 tahun 2022, Nomor 3 tahun 2022, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023, maka kegiatan pembelajaran di sekolah ditiadakan mulai tanggal 1 (Kamis) sampai dengan 2 (Jumat) Juni 2023. Kegiatan pembelajaran dilanjutkan kembali pada hari Sabtu tanggal 3 Juni 2023.

PPDB T.P. 2021/2022

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMKS TI Muhammadiyah 11 Sibuluan Tahun Pelajaran 2020/2021 telah dibuka. BEBAS (GRATIS) BIAYA PENDAFTARAN.

JADWAL & LOKASI PENDAFTARAN

Pendaftaran lewat dilakukan  dengan 2 Gelombang :

  • Gelombang 1 (Prioritas)= 1 April s.d. 31 Mei 2021
  • Gelombang 2 (Seleksi) = 1 Juni s.d. 6 Juli 2021

Lokasi Pendaftaran :

Gedung SMKS TI Muhammadiyah 11 Sibuluan di Jl. P. Sidempuan KM. 7,5 Pagaran – Kelurahan Sibuluan Indah – Kecamatan Pandan – Kabupaten Tapanuli Tengah – Provinsi Sumatera Utara.

Informasi lebih lengkap dapat mengunjungi laman berikut.

Kunjungan ke Dunia Industri dan BBPPMPV-BBL

Medan, 17 Maret 2021 – Untuk mengikuti perkembangan zaman di era Industri 4.0 ini, SMK dituntut untuk tetap aktif dengan perkembangan teknologi yang terjadi di dunia industri. Dan demi tercapainya visi dan misi, SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan Kab. Tapanuli Tengah terus bergerak untuk menjalin kerja sama dengan pihak industri khususnya dalam kerjasama penyelerasan kurikulum sekolah dengan kurikulum industri, peningkatan kompetensi guru produktif, dan penempatan praktik kerja lapangan bagi siswa.

Untuk meningkatkan hubungan sekolah dengan pihak industri, Kepala SMKS TI Muhammadiyah 11 Sibuluan Kab. Tapanuli Tengah, Bapak Dedy Fahri Sahnur Sihotang, S.Pd melakukan kunjungan ke beberapa lokasi industri yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara. Dengan ditemani para Kepala Program Keahlian dan Guru, kunjungan dilakukan ke PT. Yamaha Alfa Scorpii, PT. Astra Toyota Auto 2000, dan PT. Astra Daihatsu.

Selain itu, kunjungan juga dilakukan ke kantor Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV-BBL) yang berada di Kota Medan. Kunjungan ini dilakukan untuk berkonsultasi tentang road map pengembangan pendidikan vokasi ke depannya.

Kunjungan Ke PT. Astra Daihatsu
Kunjungan ke PT. Astra Daihatsu
Kunjungan ke PT. Astra Toyota Auto 2000
Kunjungan ke PT. Astra Toyota Auto 2000
Kunjungan ke PT. Yamaha Alfa Scorpii
Kunjungan ke PT. Yamaha Alfa Scorpii
Kunjungan ke BBPPMPV-BBL Medan
Kunjungan ke BBPPMPV-BBL Medan

Lima APD yang Mesti Kamu Siapkan Sebelum Sekolah Resmi Dimulai

Beberapa daerah di Indonesia mulai mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memberlakukan new normal atau transisi. Tempat ibadah dan perkantoran sudah mulai melakukan aktivitasnya. Bagaimana dengan sekolah?

Banyak warga menanyakan kabar kapan masuk sekolah, tidak terkecuali siswa-siswi SMK yang merindukan berbagai aktivitas di sekolah. Meskipun masih tanda tanya, ada baiknya Kawan SMK mempersiapkan diri. Salah satunya dengan berpakaian lengkap dengan alat pelindung diri (APD) sesuai protokoler gugus tugas. Alat apa saja yang mesti dipersiapkan?

1. Masker
Masker tidak hanya menghindarimu dari paparan polusi udara, tetapi juga mencegah penularan dan penyebaran penyakit. Gunakan masker dengan benar bisa membantu mencegah virus dan bakteri menyebar melalui lendir atau cairan yang keluar saat kamu bersin atau batuk. Untuk kamu, gunakan masker kain tiga lapis dan siapkan minimal satu buah untuk cadangan.

2. Jas Lab
Siapa sih yang tidak punya barang satu ini, Semua siswa mempunyai benda yang wajib dipakai saat praktik. Selain menjadi identitas, Jaslab juga melindungi dirimu dari partikel maupun senyawa kimia yang berbahaya

3. Sarung Tangan
Alat praktik senantiasa digunakan oleh banyak siswa, bisa jadi alat yang kamu sentuh telah terkontaminasi virus. Tidak ada salahnya kamu gunakan sarung tangan. Namun, tidak menyentuh wajah dan mencuci rutin menjadi hal wajib yang kamu lakukan.

4. Googlas Pelindung Mata
Selain masker wajah, googlas pelindung mata bisa menjadi penghalang efektif antara tubuh kita dan virus corona. Menurut parah ahli, virus corona dapat menyebar melalui mata. Googlas ini pun menjadi perisai pelindung bagi kamu agar tangan tak bisa menyentuh mata.

5. Hand Sanitizer
Terakhir adalah hand sanitizer, cairan atau gel yang umumnya digunakan untuk mengurangi kuman pada tangan lebih disukai disukai karena lebih praktis. Walaupun demikian, mencuci tangan harus tetap dilakukan jika kontaminasi dapat terlihat atau setelah menggunakan toilet.

Nah, itu lima APD yang mesti kamu siapkan sebelum pemerintah menetapkan kapan sekolah mulai dibuka. Meskipun tak pasti, tidak ada salahnya kamu mempersiapkan diri hadapi new normal di sekolah.

Hasil Jajak Pendapat Menuju New Normal Pendidikan SMK

Dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease (COVID-19), Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) mengimbau penyelenggaran kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara daring. Pegawai, guru, dan dosen juga diimbau untuk melakukan aktivitas bekerja, mengajar atau memberi kuliah dari rumah (Bekerja Dari Rumah/BDR).

Mendikbud mengajak semua pihak bergotong royong menghadirkan solusi menghadapi pandemi COVID 19. Perubahan pola pembelajaran yang mendadak tidak mudah dilakukan. Muncul kendala-kendala yang timbul selama pola pembelajaran tersebut dilaksanakan.

Rencana itu pun menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, Direktorat SMK berinisiatif mengadakan survei untuk mengetahui pandangan orang tua, guru, dan siswa SMK terhadap rencana pembukaan sekolah tersebut.

Survey yang dilaksanakan pada tanggal 1 s.d. 4 Juni 2020 ini ditargetkan kepada pada guru, siswa, dan orangtua siswa melalui tautan https://s.id/newnormalsmk

Kemudian pada tanggal 11 Juni 2020, Kemdikbud merilis hasil survey tersebut. Hasil survey tersebut dapat diakses pada tautan berikut.

Analisis Nasional : https://s.id/JajakPendapat_Indonesia
Provinsi Aceh : https://s.id/JajakPendapat_Aceh
Provinsi Bali : https://s.id/JajakPendapat_Bali
Provinsi Bangka Belitung : https://s.id/JajakPendapat_BangkaBelitung
Provinsi Banten : https://s.id/JajakPendapat_Banten
Provinsi Bengkulu : https://s.id/JajakPendapat_Bengkulu
Provinsi D.I Yogyakarta : https://s.id/JajakPendapat_Yogyakarta
Provinsi DKI Jakarta : https://s.id/JajakPendapat_DKIJakarta
Provinsi Gorontalo : https://s.id/JajakPendapat_Gorontalo
Provinsi Jambi : https://s.id/JajakPendapat_Jambi
Provinsi Jawa Barat : https://s.id/JajakPendapat_JawaBarat
Provinsi Jawa Tengah : https://s.id/JajakPendapat_JawaTengah
Provinsi Jawa Timur : https://s.id/JajakPendapat_JawaTimur
Provinsi Kalimantan Barat: https://s.id/JajakPendapat_KalimantanBarat
Provinsi Kalimantan Selatan : https://s.id/JajakPendapat_KalimantanSelatan
Provinsi Kalimantan Tengah : https://s.id/JajakPendapat_KalimantanTengah
Provinsi Kalimantan Timur : https://s.id/JajakPendapat_KalimantanTimur
Provinsi Kalimantan Utara : https://s.id/JajakPendapat_KalimantanUtara
Provinsi Kepulauan Riau : https://s.id/JajakPendapat_KepulauanRiau
Provinsi Lampung : https://s.id/JajakPendapat_Lampung
Provinsi Maluku : https://s.id/JajakPendapat_Maluku
Provinsi Maluku Utara : https://s.id/JajakPendapat_MalukuUtara
Provinsi Nusa Tenggara Barat : https://s.id/JajakPendapat_NusaTenggaraBarat
Provinsi Nusa Tenggara Timur : https://s.id/JajakPendapat_NusaTenggaraTimur
Provinsi Papua : https://s.id/JajakPendapat_Papua
Provinsi Papua Barat : https://s.id/JajakPendapat_PapuaBarat
Provinsi Riau : https://s.id/JajakPendapat_Riau
Provinsi Sulawesi Barat : https://s.id/JajakPendapat_SulawesiBarat
Provinsi Sulawesi Selatan : https://s.id/JajakPendapat_SulawesiSelatan
Provinsi Sulawesi Tengah : https://s.id/JajakPendapat_SulawesiTengah
Provinsi Sulawesi Tenggara : https://s.id/JajakPendapat_Sulawesitenggara
Provinsi Sulawesi Utara : https://s.id/JajakPendapat_SulawesiUtara
Provinsi Sumatera Barat : https://s.id/JajakPendapat_SumateraBarat
Provinsi Sumatera Selatan : https://s.id/JajakPendapat_SumateraSelatan
Provinsi Sumatera Utara : https://s.id/JajakPendapat_SumateraUtara

Akhirnya, Semua ini adalah bentuk Tawakal dan Ikhtiar sebagai Staheholder SMK, semoga Hasil Jajak Pendapat New Normal Pendidikan SMK ini dapat digunakan oleh Pimpinan Kemdikbud/Pimpinan Dinas Pendidikan Propinsi/Pimpinan SMK.

Surat Edaran Dirjen Pendidikan Vokasi Mengenai Pembelajaran Praktik, PKL, Sertifikasi Kompetensi SMK

Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) yang berdampak tidak dapat dilaksanakannya pembelajaran praktik dan praktik kerja lapangan bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta pelaksanaan uji kompetensi bagi lulusan SMK Tahun Pelajaran 2019/2020, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi menerbitkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pendidikan Vokasi Nomor 1 Tahun 2020 sebagaimana dapat diunduh pada TAUTAN INI

Tugas Mandiri : Life Skill Seputar COVID-19

Soal-soal kecakapan hidup (life skill) tentang seputar COVID-19

A. Lower Order Thinking Skills (LOTS)

C-1

  1. Apa nama virus yang saat ini menjadi wabah di banyak negara di dunia?
  2. COVID-19 pertama kali ditemukan di negara mana?
  3. Apa nama binatang yang diduga menjadi penyebar COVID-19?
  4. Sebutkan ciri-ciri tempat yang menjadi tempat penyebaran COVID-19?
  5. Sebutkan gejala-gelaja orang yang terkena COVID-19?
  6. Berapa hari masa inkubasi COVID-19?
  7. Apa saja bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat hand sanitizer sendiri?
  8. Apa saja bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat disinfektan sendiri?
  9. Apa saja tanaman herbal yang dapat mencegah COVID-19?
  10. Apa saja nama Alat Pengaman Diri (APD) yang digunakan oleh dokter dan perawat saat menangani pasien COVID-19?
  11. Sebutkan beberapa nama rumah sakit yang menjadi rujukan bagi pasien COVID-19!
  12. Berapa jarak yang aman antara satu orang dengan orang yang lain dalam social distancing?
  13. Apa saja hal positif dan produktif bisa yang dilakukan jika warga diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah untuk mencegah peredaran COVID-19?

C-2

  1. Bagaimana proses penyebaran COVID-19?
  2. Jelaskan penyebab seseorang terpapar COVID 19!
  3. Apa dampaknya jika seseorang yang telah terpapar COVID-19?
  4. Mengapa orang yang telah berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) COVID-19 harus dikarantina selama 14 hari?
  5. Apa akibatnya jika seorang penderita COVID-19 terlambat ditangani oleh tenaga medis?
  6. Mengapa pemerintah menerapkan kebijakan bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19?
  7. Apa manfaat bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah yang suka disebut karantina mandiri dalam mencegah penularan COVID-19?
  8. Mengapa sabun cuci tangan lebih efektif membunuh virus atau kuman dibandingkan hand sanitizer?
  9. Mengapa orang disarankan berjemur di pagi hari antara 30 menit sampai dengan 1 jam untuk mengantisipasi terkena COVID-19?
  10. Mengapa masih ada orang yang menimbun masker dan hand sanitizer disaat banyak orang yang lebih membutuhkannya?
  11. Apa sanksi yang pantas diberikan kepada orang yang menimbun masker dan hand sanitizer disaat banyak orang yang membutuhkannya?
  12. Bagaimana sikap kamu misalnya jika ada salah satu anggota keluarga atau tetangga yang terkena COVID-19?
  13. Setujukah kamu dengan kebijakan penutupan tempat ibadah, pasar, dan pusat perbelanjaan untuk mencegah penyebaran COVID-19? Jelaskan alasannya!
  14. Pola hidup bersih dan sehat dapat mencegah penyebaran COVID-19. Mengapa? jelaskan alasannya!
  15. Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam mendukung pemerintah menangani COVID-19?
  16. Sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, bagaimana cara kita menyikapi wabah COVID-19?
  17. “Diam di rumah untuk menyelamatkan diri Anda dan orang lain.” Jelaskan maksud kalimat tersebut dikaitkan dengan pencegahan COVID-19!
  18. Dalam menghadapi wabah COVID-19, masyarakat diimbau waspada dan tidak panik. Jelaskan maksudnya!
  19. Apa perbedaan antara Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)?

C-3

  1. Ceritakan cara pencegahan COVID-19 yang di lingkungan tempat tinggalmu!
  2. Ceritakan pola hidup bersih dan sehat di rumahmu!
  3. Bagaimana cara batuk atau bersin yang baik dan beretika agar tidak menular kepada orang lain?
  4. Bagaimana cara cuci tangan yang efektif untuk menghindari COVID-19?
  5. Deskripsikan cara social distancing yang aman untuk menghindari COVID -19?

B. Higher Order Thinking Skills (HOTS)

C-4

  1. Menurut kamu, mengapa terjadi panic buying saat pemerintah mengumumkan COVID-19 telah masuk ke Indonesia?
  2. Mengapa wabah COVID-19 sangat cepat menyebar di Indonesia?
  3. Mengapa pemerintah lebih memilih upaya social distance dan physical distance dibandingkan dengan lockdown?
  4. Apa dampak wabah COVID-19 terhadap perekonomian masyarakat?
  5. Menurut kamu, kelompok masyarakat mana yang perlu diprioritaskan untuk menjadi sasaran rapid test COVID-19? Jelaskan alasannya!
  6. Menurut kamu, mengapa di lapangan sampai banyak terjadi kelangkaan masker dan Alat Pengaman Diri
  7. Menurut kamu, apakah tindakan aparat keamanan membubarkan kerumunan massa untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah langkah yang tepat? Jelaskan alasannya!
  8. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menyadarkan masyarakat agar mau diam di rumah dalam waktu tertentu untuk mencegah penyebaran COVID-19?
  9. Setujukan kamu jika para tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 diberikan tunjangan khusus oleh pemerintah? Jelaskan alasannya!
  10. Mengapa masyarakat masih banyak yang percaya terhadap HOAKS seputar COVID-19?
  11. Apa dampak HOAKS COVID-19 terhadap keamanan dan ketertiban hidup masyarakat?
  12. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi banyak beredarnya HOAKS terkait COVID-19?
  13. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menekan semakin bertambahnya korban COVID-19?
  14. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19?
  15. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok jika suatu saat diberlakukan kebijakan lockdown?

C-5

  1. Bagaimana sejauh ini kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani COVID-19?
  2. Bagaimana kesiapan rumah sakit dalam menangani menangani pasien COVID-19?
  3. Bagaimana kesiapan tenaga medis dalam menangani pasien COVID-19?
  4. Bagaimana sejauh ini ketersediaan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19?
  5. Bagaimana efektivitas saluran cricis center yang dibuat oleh pemerintah dalam memberikan informasi COVID-19 terhadap masyarakat?
  6. Bagaimana efektivitas kebijakan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah dalam menekan penyebaran COVID-19?
  7. Bagaimana sejauh ini efektivitas upaya social distance dan physical distance yang dilakukan oleh pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19?
  8. Bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap kebijakan social distance dan physical distance yang diberlakukan oleh pemerintah?
  9. Bagaimana efektivitas pembatalan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19?
  10. Bagaimana peran media dalam ikut menyosialisasikan bahaya COVID-19?
  11. Apa kritik dan saran Anda terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19 kepada berbagai pihak terkait?

C-6

  1. Buatlah sebuah video atau poster yang isinya mengampanyekan kewaspadaan terhadap COVID-19!
  2. Buatlah sebuah video atau poster yang berisi dukungan terhadap pasien COVID-19 untuk bisa sembuh!
  3. Buatlah sebuah video atau poster berisi dukungan dan apresiasi terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19!
  4. Buatlah sebuah video atau poster yang berisi tutorial cara mencuci tangan baik agar terhindar dari COVID-19!
  5. Buatlah sebuah puisi yang isi doa dan apresiasi terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19!
  6. Buatlah laporan singkat berkaitan tentang aktivitas kamu selama belajar di rumah!
  7. Buatlah sebuah berita atau reportase tentang upaya pencegahan COVID-19 di daerahmu!

Materi PJJ PMSM XI TBSM

Materi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mata pelajaran PMSM untuk tingkat XI kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang diampu oleh Bapak Sarwono.

[gview file=”http://smkm11tapteng.sch.id/wp-content/uploads/2020/03/Materi-PJJ-PMSM-XI-TBSM-.pdf”]