SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

Muhdipat Juara Internasional Lagi!

Surabaya – Tim Robotika SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya kembali menjadi satu-satunya tim robot level SD dari Indonesia yang meraih Juara 1 kategori robot rescue junior RoboCup Singapore Open 2016 yang digelar di Annexe Hall, Science Center Singapore, 30 Maret – 2 April 2016. Tahun lalu (2015) di ajang serupa, pada 26-28 Maret 2015, tim Muhdipat –akronim Muhammadiyah empat- berhasil meraih juara 1 dan juara 2. Pada ajang bergengsi level internasional itu, Muhdipat sukses menaklukkan 16 tim kontestan lain dari Singapura, Korea Selatan, China, dan Malaysia.

Tim Robottika Muhdipat yang terdiri dari Firman Fathoni (6-B), Alwansyah Muhammad (6-B), dan Gatra Rayhansyah (6-F) benar-benar tampil all out di RoboCup Singapore. Mereka penuh semangat untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Muhdipat dan Indonesia. Robot yang mereka rangkai sangat diperhatikan betul secara spesifikasi. Agar sensor, komponen hardware, arduino, servo, dan roda robot dapat perform secara optimal. Adapaun, penilaianan perlombaan yaitu robot diamati bagaimana ia bergerak melewati jembatan, menghindari obstacle, dan mengambil bola sebanyak 3 kali. Dan, Robot Muhdipat melakukannya dengan cerdik dan mulus, sehingga mendapatkan nilai sempurna.

Penanggung jawab Robotika SD Muhammadiyah 4 Pucang Ust. Endik Styawan, S.Si mengatakan, anak didiknya dalam RoboCup tahun ini sangat prima. Mereka tampil dengan memuaskan. Menurut ayah satu anak ini lomba yang dipersiapkan sejak 3 bulan lalu berjalan sesuai harapan, Yaitu prestasi diraih anak didiknya dengan torehan nilai sempurna. Sementara yang menjadi pesaingnya dan tertahan di bawah Muhdipat atau Juara 2 adalah tim dari China. “Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan, anak-anak mengerahkan semua potensi dengan gemilang. Bravo Robotika Muhdipat,” kata Pak Endik kepada www.sdm4sby.com via pesan singkat dari Singapur, 4 April 2016.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya Ust. Edy Susanto, M.Pd. pun angkat topi atas diraihnya prestasi internasional tersebut. Orang nomor satu di Muhdipat itu berpesan pada anak didiknya agar meningkatkan rasa syukur atas prestasi yang diraih, supaya Allah SWT terus menambah prestasi-prestasi yang membanggakan lagi. “Kami salut dan bangga atas torehan prestasi internasional yang kesekian kalinya oleh tim robot Muhdipat. Jangan pernah merasa puas sampai di sini untuk tetap berprestasi, jalan masih panjang, belajar dan belajar tak kenal lelah hingga betul-betul kita dapat bermanfaat untuk orang lain,” tandas Ust. Edy. (mly)

Sumber

Al Ma’un Inspirasi Ridwan Kamil Bangun Bandung

Bandung — Bertempat di ballroom Mutiara Hotel, Walikota Kota Bandung Ridwan Kamil, menyampaikan beberapa gagasannya dalam membangun kota dalam rangka  Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada Sabtu, (2/4),

Kang Emil, sapaan akrab walikota Bandung ini, beberapa hal yang telah dicapainya dalam memimpin Kota Bandung, ialah inspirasinya terhadap QS. Al-Maun 1:7. “Bila bertanya darimana datangnya syariat kemanusian, menurut saya surat Al-Ma’un itu”. Lanjutnya,

Dia bercerita tentang bagaimana dirinya ketika memimpin Kota Bandung selalu ia buat progam kebijakan yang tidak dzalim pada rakyat. “Jadi dalam setiap mengambil keputusan, dilingkaran saya terdapat ada penasehat yang bernama kebijakan publik. Tugasnya ialah me-review apakah aturan saya itu oke, dzalim atau tidak”, ujar Ridwan Kamil.

“Selama masih ada anak yatim yang terlantar dan orang miskin tidak terurus. Kita sebagai muslim yang mampu dan beruntung ini, sebenarnya memiliki kewajiban.”, terangnya dalam sesi ceramah dalam acara RAKERNAS MDMC.

Ridwan Kamil berlandaskan pada QS. Al-Ma’un mengatakan bahwa ketika seorang muslim yang mampu menolong namun ia tidak menolong, maka ia termasuk orang-orang yang mendustakan agama.

Menurutnya MDMC disini adalah cermin dari dakwah Islam terbaik. Baginya seorang penolong dapat dikatakan memiliki ahlak yang tinggi bilamana ia mampu menolong sesama, “Komunitas MDMC inilah merupakan cerminan dakwah terbaik. Kita datang menolong, tidak berharap pamrih, serta mengorbankan waktu dan tenaga untuk menolong sesama”, tuturnya.

Baginya dakwah Islam yang baik ialah yang berlandaskan pada perilaku, “Sebaik-baiknya dakwah ialah perilaku, bukanlah kutap-kutip ayat atau sebagainya. Tanpa harus bicara, perilaku dan akhlak kita akan menjadi dakwah.” ujarnya

Dia bercerita tentang bagaimana Warga Bandung dengan Pemkot Bandung berkolaborasi untuk mensukseskan penyelenggaraan Konferen Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KTT – Asia Afrika) tahun 2015. Tanpa memandang agama dan status sosial, warga Bandung beserta pemerintah kota ikut membantu persiapan acara KTT – Asia Afrika selama 60 hari. “Perlu diketahui, bahwa setengahnya dari biaya KTT-Asia Afrika, bukanlah berasal dari APBN. Bola-bola sepanjang Jalan Asia-Afrika merupakan sumbangan jemaat gereja, bangunan-bangunan kolonial, Pemkot Bandung mendapat sumbangan dari ibu-ibu pengajian, keamanan jalannya acara merupakan kordinasi antara relawan, TNI dan Preman Bandung”, jelasnya.

Menurutnya nilai-nilai Muhammadiyah itu dia terjemahkan kedalam banyak jawaban-jawaban akan permasalahan-permasalahan sosial di negeri ini, “Khoirunass Anfauhum Linnas”. Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermangfaat bagi sesamanya”, tutupnya. (mdmc) (dzar)

Sumber

Acara Perpisahan Siswa Kelas XII T.P. 2015/2016

Dihimbau kepada seluruh guru dan staf pegawai serta siswa/i SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan Tapanuli Tengah untuk dapat hadir pada Acara Perpisahan Siswa Kelas XII T.P. 2015/2016 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 9 April 2016 pukul 08.00 WIB di Kompleks Gedung SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan Tapanuli Tengah.

Graduation

PP IPM Launching Gerakan Pelajar Turun Tangan di Rakernas MDMC

Bandung – Ratusan peserta RAKERNAS Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (LPB-MDMC), Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM), PW IPM Pamulangan Tanggerang Selatan hadiri “Ramah Tamah dan Launching Gerakan Pelajar Turun Tangan”, yang bertempat di Pendopo Kota Bandung pada Jumat (1/4).

Ketua LPB PP Muhammadiyah,Budi Setiawan mengatakan, dipilihnya Kota Bandung sebagai tempat pelaksanaan RAKERNAS LPB-MDMC, ialah karena Kota Bandung merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi bencana yang cukup besar. “Kami ingin semua wilayah di Indonesia dapat melaksanakan penanggulangan bencana secara kelembagaan”, imbuhnya.

Turut memeriahkan dalam acara ramah tamah ini, Paduan Musik STIKES Aisyiyah dengan membawakan beberapa lagu nusantara khas Sunda seperti Panon Hideung, Mojang Priyangan, serta beberapa lagu instrumental lain dengan alat musik angklung.

Dalam ramah tamah ini, turut pula dilaunching “Gerakan Pelajar Turun Tangan” oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM). Khairul Sakti Lubis, Ketua bidang Advokasi PP IPM mengatakan bahwa gerakan ini ialah sebagai bentuk perwujudan dari aksi kepedulian pelajar terhadap lingkungan sekitar.

Dia menambahkan bahwa “Gerakan Pelajar Turun Tangan”, merupakan simbolis resmi dari beberapa kegiatan IPM tentang kepedulian terhadap lingkungan, seperti “Bank Sampah” diberbagai tempat diantarannya Lampung, Pamulang, Jawa Barat dan DKI.

Saktimenambahkanbahwa saat ini banyak dari sekolah yang sudah tidak lagi melibatkan para siswanya untuk peduli terhadap lingkungan. Sekolah-sekolah saat ini, lebih mempercayakan kepedulian terhadap lingkungan kepada petugas kebersihan. Hal ini menurutnya ialah satu bentuk pergeseran moral dari seorang pelajar. “Dengan adanya “Gerakan Pelajar Turun Tangan” ini, Ikatan Pelajar Muhammadiyah berharap akan dimulainya aksi kepedulian terhadap lingkungan sejak ia menjadi pelajar.”.(fauzi) (dzar)

Sumber

Jadwal UN 2016: Senin Siswa SMA, SMK Sederajat Sudah Siap Laksanakan Ujian Nasional

Sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, Ujian Nasional (UN) 2016 buat siswa SMA/SMK sederajat akan digelar pada Senin, 4 April 2016 besok s/d 7 April 2016 mendatang. Sama dengan tahun kemarin, UN th. ini bakal diselenggarakan memakai dua sistem. Sebagian sekolah ada yang memakai sistem Paper Based Test (UN-PBT) atau memakai kertas manual, serta sebagian sekolah lagi menggelarnya dengan UNBK atau UN Basis Computer.

Proses UN 2016 buat siswa SMA dan SMK ada sedikit perbedaan jadwal. Dimulainya memang keduanya sama pada Senin, 4 April 2016. Hanya saja, selesainya yang tidak serupa. Buat siswa SMA sendiri bisa mengadakan ujian hingga 6 April 2016. Sedangkan buat SMK s/d 7 April 2016.

Seusai digelarnya Ujian Nasional serentak ini, bagi siswa yang berhalangan untuk melaksanakan pada jadwal yang sudah ditentukan, maka diperkenankan untuk menempuh ujian susulan yang dihelat pada satu minggu seusai UN utama. Untuk UN PBT bagi siswa SMA, ujian susulan bakal dilangsungkan pada 11 hingga 13 April, sementara siswa SMK pada 11 hingga 14 April. Kemudian untuk siswa yang sekolahnya menggelar UNBK, maka ujian susulan dilaksanakan pada 18 hingga 20 April.

Saat ini sendiri peserta UNBK telah mengalami peningkatan yang sangat besar dari tahun lalu. Tercatat jumlah murid yang mengikuti dari jenjang SMA dan juga SMP sebanyak 921.862. Bahkan kenaikannya sampai dengan 900 persen, dimana tahun kemarin peserta yang mengikuti hanya sekitar 170.000. Hal tersebut ini seperti yang telah diterangkan oleh Anies Baswedan selaku MENDIKBUD

Hasil dari Ujian Nasional pada tahun ini bukanlah suatu kepastian dari murid untuk lulus atau tidak. Yang memastikan lulus tidaknya murid tahun ini adalah hasil dari ujian sekolah. Nilai yang diperoleh dari UN berfungsi nanti sebagai satu hal yang dipertimbangkan saat masuk ke perguruan tinggi. Bagi siswa yang memiliki nilai UN kurang baik dan berniat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi yang memiliiki standard nilai UN yang tinggi, maka siswa tersebut bisa untuk mengikuti UN Perbaikan. Untuk jadwal UN perbaikan sendiri, seperti yang disampaiikan oleh Anies Baswedan bahwa akan digelar sekitar bulan Agustus atau bulan Oktober.

Sumber

Pesan Mendikbud untuk siswa peserta Ujian Nasional dan Orangtua

anies-baswedan

Ibu-Bapak yang saya hormati,
serta anak-anakku para peserta Ujian Nasional 2016

Hari Senin 4 April, UN SMA dan sederajat dilaksanakan. Anak sulung saya, juga akan menjalani Ujian Nasional. Sebagai orangtua, seperti halnya Ibu dan Bapak, kami juga turut merasakan apa yang dirasakan anak-anak kita. Ada pengharapan mendapat hasil terbaik, tetapi juga mungkin terbersit kekhawatiran.

Ibu dan Bapak, para orangtua, mari kita bangun suasana yang tenang, suasana belajar di rumah. Suasana yang nyaman untuk anak-anak kita. Saya berharap, kita sebagai orangtua menghindari hal-hal yang bisa mengganggu ketenangan persiapan anak dalam menghadapi UN.

Bagi anak-anakku peserta UN, jangan tegang menghadapi UN yang kini tidak lagi menentukan kelulusan. Tidak perlu khawatir berlebihan dalam menjalani UN, namun manfaatkan tantangan ini secara sungguh-sungguh sebagai kesempatan bercermin tentang apa yang sudah kita raih dan apa yang perlu kita lakukan ke depan.

Mulai sekarang, sampai saat UN, jangan terlalu forsir diri untuk belajar. Harus istirahat yang cukup. Malam menjelang UN jangan belajar semalaman. Justru harus tidur cukup. Usahakan tidur malam selama 8 jam. Pastikan asupan makanan sehat dan bergizi. Jangan lakukan hal yang sebelumnya tidak biasanya kita lakukan. Ini untuk menghindari terjadinya hal-hal baru yang berisiko mengganggu persiapan.

Persiapkan semua kebutuhan yang harus dibawa ke sekolah saat UN. Perhatikan dan persiapkan dengan detail sehari sebelum UN, mulai dari baju seragam hingga pensil, penghapus dan rautan. Pastikan berangkat awal dari rumah, agar tidak terburu-buru di jalan dan bisa sampai di lokasi UN dengan tenang dan tepat waktu.

Saat menjalani UN, diawali berdoa, saya berharap anak-anakku semua tetap percaya pada diri sendiri. Saya mengingatkan kepada semua untuk tidak melakukan cara-cara yang tidak terpuji sewaktu UN, seperti menyontek atau percaya pada mereka yang menawarkan jawaban.

Seperti digariskan Presiden Jokowi, mari kita melakukan Revolusi Mental: tegakkan integritas. Mari berhenti membiarkan kecurangan dan berhenti berbuat curang. Mari kita tetapkan hati kita bahwa mereka yang berusaha mengotori proses pendidikan ini adalah pengkhianat bangsa. Kecurangan itu adalah menghianati jutaan siswa lain yang belajar dengan serius, ratusan ribu guru membimbing siswa belajar dan bekerja dalam sunyi menyiapkan penyelenggaraan UN.

Dari dunia pendidikan yang bersihlah kita membangun bangsa jauh ke depan. Dan melalui momen seperti UN ini kita tunjukkan komitmen kita yang percaya diri, yang tak ragu untuk bercermin dan yang terus bergerak maju ke depan.

Selamat melaksanakan Ujian Nasional.

Salam,
Anies Baswedan

Sumber

Ujian Nasional 2016: Prestasi Penting, Jujur Yang Utama

UN-2016-Fix

Jakarta (1 April 2016) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) siap melaksanakan Ujian Nasional 2016, yang akan mulai berlangsung 4 April nanti. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan yang penting dibicarakan tentang Ujian Nasional (UN) kali ini adalah soal kejujuran, bukan lagi soal kelulusan. Sejak 2015 UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan oleh sekolah, melalui ujian sekolah, bukan UN.

“Yang dibicarakan tentang UN saat ini adalah kejujuran, bukan kelulusan. Prestasi penting, jujur yang utama. Ujian itu tidak boleh menghalalkan segala cara. Tidak ada lagi „subsidi jawaban‟. Ini berarti Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden sudah mulai terlaksana.,” kata Mendikbud Anies Baswedan, saat konferensi pers UN 2016, di Kantor Kemendikbud Jakarta, Jumat (1/04).
Menurut Anies Baswedan, yang menarik dari UN 2016 ini adalah sekolah-sekolah yang melaksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2016 ini meningkat 900%. “Tahun lalu 500 sekolah, tahun ini 4.400 sekolah melaksanakan UNBK. Dari data Indeks Integritas UN tahun lalu, sekolah yang melaksanakan UNBK, tingkat kecurangan nol, atau indeks integritas UN-nya 100%,” ujar Mendikbud.

Provinsi dengan tingkat partisipasi terbesar UNBK adalah Yogyakarta. Sementara Propinsi Papua dan propinsi baru Kalimantan Utara (Kaltara) juga masuk dalam daerah yang dengan tingkat partisipasi UNBK tinggi: Papua 10% dan Kaltara 20%. “Bahkan di Surabaya, pada UN 2016 seluruh sekolah melaksanakan UNBK,” kata Anies Baswedan, yang berencana meninjau pelaksanaan UNBK di Surabaya pada UN hari pertama, 4 April 2016.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)
Secara nasional siswa yang mengikuti UNBK juga mengalami peningkatan drastis. Sebanyak 107.000 siswa tahun lalu, tahun 2016 ini menjadi 921.000 siswa. Rinciannya sekitar 156.171 siswa SMP dan MTs, serta sekitar 267.230 siswa SMA dan MA di seluruh Indonesia, sedangkan untuk SMK sekitar 498,177 siswa. UNBK tahun 2016 ini untuk setiap jenjang sekolah kurang lebih 1010 SMP dan MTs, 1297 SMA dan MA, serta 2103 SMK di seluruh Indonesia.

Pada penyelenggaraan tahun kedua ini UNBK masih menggunakan sistem semi-online, yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam mengatakan bahwa dalampelaksanaan UNBK, Kemendikbud melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya perguruan tinggi seperti ITS, UI, UGM, ITB serta BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) untuk teknologi dan pengamanannya. “Kemendikbud juga bekerjasama dengan Kemenkominfo untuk pengamanan cyber-nya, serta perusahaan telekomunikasi untuk keamanan koneksi saat sinkronisasi data,” ujar Kapuspendik Nizam. Menurut Nizam beberapa manfaat yang diperoleh dengan UNBK antara lain:

  1. Minimnya kemungkinan soal yang terlambat datang, tertukar dan ketidakjelasan hasil cetak soal,
  2. Proses pengumpulan dan penilaian jauh lebih mudah,
  3. Hasil ujian nasional dapat diumumkan jauh lebih cepat,
  4. UNBK mendorong terwujudnya efektifitas, efisiensi dan transparansi penyelenggaraan UN.

UN dilaksanakan untuk mengukur kompetensi siswa dan menjadi salah satu dasar untuk seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, selain untuk melakukan pemetaan capaian pendidikan secara nasional. Sejak tahun 2015 lalu, selain mengukur pencapaian akademik, UN juga untuk mengetahui tingkat kejujuran ujian dengan hasil IIUN (Indeks Integritas Ujian Nasional) untuk setiap sekolah.

Salah satu temuan yang menarik dari hasil evaluasi pelaksanaan UN 2015 yang lalu adalah tingkat kecurangan pada pelaksanaan UNBK adalah nol, sementara tingkat kecurangan yang bervariasi ditemukan pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas.

Perihal kesiapan dan persiapan UN Berbasis Pensil dan Kertas (UNPK) hingga 1 April 2016 distribusi soal ke suluruh Indonesia hampir 100%. Pada tanggal 2 April 2016 akan mencapai 99.9%, dan tinggal distribusi soal untuk kota Pontianak, Kalimantan Barat yang akan terkirim 3 April 2016.

Untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah pelosok, distribusi naskah telah dilakukan lebih dahulu untuk mengantisipasi keterlambatan datangnya naskah. Sedangkan untuk sekolah-sekolah yang tidak sulit dicapai, dijadwalkan naskah akan tiba pada 2 April 2016. Ujian Nasional tahun 2016 akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 4 April untuk Siswa SMA dan sederajat, serta tanggal 9 Mei untuk siswa SMP dan sederajat.

Indeks Integritas UN
Sejalan dengan gerakan revolusi mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, sejak tahun 2015 Kemendikbud memperkenalkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) yang diharapkan dapat mendorong terwujudnya perilaku jujur dan berintegritas bagi para para pelaku ujian nasional.

Dalam perbandingan nilai (akademik) ujian nasional dengan IIUN, didapatkan bahwa masih banyak sekolah di Indonesia yang memiliki indeks integritas rendah meski rata-rata capaian nilai ujian nasionalnya tinggi. Idealnya, baik capaian nilai ujian nasional maupun indeks integritas suatu satuan pendidikan harus sama tinggi.

Guna mendorong kejujuran dan tingkat integritas (IIUN) yang baik, Kemendikbud memberikan apresiasi kepada sekolah di seluruh Indonesia yang melaksanakan Ujian Nasional dengan menjunjung prinsip-prinsip integritas. Lebih dari 12.000 sekolah telah mencapai nilai IIUN tinggi (di atas 80) mendapat Piagam Penghargaan Integritas dari Mendikbud. Bahkan 500 sekolah dengan nilai IIUN di atas 92 diundang Presiden Jokowi ke Istana, 21 Desember 2015 lalu untuk menerima penghargaan.

Pelibatan Publik
Pada UN 2016 ini Kemendikbud juga mendorong keterlibatan publik dalam menyukseskan Ujian Nasional yang berintegritas. Bagi masyarakat Kemendikbud menyediakan saluran untuk berkomunikasi dan mendapat informasi mengenai Ujian Nasional, atau memberi masukan dan pengaduan melalui Posko UN, laman un.kemdikbud.go.id, media sosial dengan menyertakan tagar #UN2016 atau mention akun @Kemdikbud_RI di twitter.

Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pertanyaan atau pengaduan seputar Ujian Nasional melalui call center 177, nomor telepon 0215703303, telpon seluler 0816979177, SMS di 0811976929, serta e-mail unpuspendik@kemdikbud.go.id dan pengaduan@kemdikbud.go.id.

Sumber

Rilis Buku Panduan Sukses Implementasi Dapodik SMA SMK 8.4.0

bukupanduan8.4.0Menindaklanjuti dengan telah dirilisnya Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0, Tim Dapodikmen SMA-SMK telah menyelesaikan “Buku Panduan Sukses Implementasi Dapodik SMA-SMK 8.4.0”. Buku tersebut disusun dalam rangka untuk memberikan pedoman dan mempermudah para Operator Dapodik SMA-SMK dalam menjalankan dan melengkapi data pada Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0. Buku panduan ini berisikan petunjuk dan pedoman mengenai tata cara pengisian data, alur entri data, dan prosedur melakukan proses transaksional serta periodikal secara lengkap.

Buku Panduan Sukses Implementasi Dapodik SMA-SMK 8.4.0 menjabarkan secara lengkap tata cara pembentukan rombongan belajar serta pengisian data pembelajaran untuk Sekolah yang menggunakan Kurikulum KTSP 2006 maupun Kurikulum 2013 untuk SMA dan SMK. Dalam buku panduan ini juga disertakan tutorial melakukan proses verifikasi dan validasi tida entitas data pokok yang diselengaraakan oleh PDSPK, yaitu Verifikasi dan Validasi Satuan Pendidikan (VervalSP), Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (VervalPD), serta Vervifikasi dan Validasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (VervalPTK).

Dilakukannya penyempurnaan pada Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kelengkapan data Dapodik SMA-SMK. Secara khusus bertujuan mendukung proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan oleh PDSPK serta dalam rangka mendukung kevalidan data untuk transaksional di lingkungan Kemendikbud. Pada aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 telah dilakukan pengembangan dan pembenahan pada data referensi terkait implementasi kurikulum dan pembelajaran maka di buku panduan yang baru ini menjelaskan rambu-rambu pengisian datanya khususnya untuk mendukung kevalidan data di sistem transaksional di Ditjen GTK.

Semoga buku panduan ini akan bermanfaat dan memberikan pencerahan sehingga pada akhirnya mendorong tercapainya data Dapodik SMA-SMK 100% baik secara kuantitas maupun kualitas.

Sumber