SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

Khusus untuk SMK, Segera Lengkapi Data DUDI

dudiDiinformasikan kepada para Operator Dapodik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bahwa Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. PSMK) akan melakukan evaluasi terhadap program-program yang berhubungan dengan pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. PSMK) bermaksud mengembangkan program yang dapat menjadi jembatan penghubung antara sekolah dan dunia industri. Program tersebut nantinya akan dapat dapat menjadi sebuah wadah dimana menjadi tempat bertemunya kepentingan dunia industri dan kepentingan sekolah serta masyarakat secara umum.

Sehubungan dengan rencana pengembangan program yang dapat menjadi jembatan penghubung antara sekolah dan dunia industri tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. PSMK) membutuhkan data-data dunia usaha dan industri yang telah menjalin kerja sama dan menjadi partner di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dimana data yang dibutuhkan tersebut telah terakomodir di dalam Aplikasi Dapodik SMA-SMK pada isian data “Sekolah” – “Data Rinci Sekolah” – “Relasi Dunia Usaha & Industri”.

Dari hasil pengecekan data pada Manajemen Pendataan Dapodik SMA-SMK ditemukan bahwa masih banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum mengisi/melengkapi data “Relasi Dunia Usaha & Industri”. Oleh karenanya pada kesempatan ini disampaikan kepada Bapak/Ibu Operator Dapodik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk segera meng-update dan melengkapi data “Relasi Dunia Usaha & Industri” ini.

Adapun langkah—langkah untuk melengkapi data tersebut adalah sebagai berikut:

1. Silahkan login pada Aplikasi Dapodik SMA-SMK
2. Masuk pada tab “Sekolah”.
3. Pada bagian “Data Rinci Sekolah”.
4. Pada menu “Relasi Dunia Usaha & Industri”.
5. Isian terdiri atas:

  • Nama
  • Bidang Usaha
  • Alamat Jalan
  • RT
  • RW
  • Nama Dusun
  • Desa Kelurahan
  • Kecamatan/Kabupaten
  • Kode POS
  • Lintang
  • Bujur
  • Nomor Telepon
  • Nomor Fax
  • Email
  • Website
  • NPWP

Demikian informasi dari kami dan terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Sumber

REKRUTMEN CALON GURU UNTUK PENDIDIKAN ANAK-ANAK INDONESIA DI MALAYSIA DAN FILIPINA TAHUN 2016

Sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, negara berkewajiban melaksanakan penyelenggaraan pendidikan wajib belajar 9 tahun untuk setiap warga negara, baik yang tinggal di dalam maupun di luar wilayah NKRI. Namun, kenyataan di lapangan:

Anak-anak dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia, khususnya yang bekerja di sektor perkebunan, mengalami kesulitan dalam memperoleh pendidikan.
Anak-anak dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Filipina belum mendapatkan layanan pendidikan tentang ke-Indonesiaan, khususnya kemampuan bahasa, seni dan budaya Indonesia.
Untuk itu, Tahun 2016 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan melaksanakan rekrutmen calon guru Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah sebanyak 116 orang.

Tujuannya antara lain :

1. Memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak TKI yang tidak memperoleh akses pendidikan di tempat orang tuanya bekerja di Malaysia dan Filipina;
2. Mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab; dan
3. Menumbuhkan nilai-nilai persatuan, membangun rasa kebangsaan, dan menanamkan kepribadian serta kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
Surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dapat di unduh disini Seleksi/rekrutmen Guru ke Malaysia dan Filipina

Sumber

Hasil Uji Kompentensi Guru (UKG) On-Line 2015 Tapanuli Tengah

UKGKemendikbud — Sebanyak tujuh provinsi mendapat nilai terbaik dalam penyelenggaraan uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015. Nilai yang diraih tersebut merupakan nilai yang mencapai standar kompetensi minimum (SKM) yang ditargetkan secara nasional, yaitu rata-rata 55. Tujuh provinsi tersebut adalah DI Yogyakarta (62,58), Jawa Tengah (59,10), DKI Jakarta (58,44), Jawa Timur (56,73), Bali (56,13), Bangka Belitung (55,13), dan Jawa Barat (55,06).

Uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015 menguji kompetensi guru untuk dua bidang yaitu pedagogik dan profesional. Rata-rata nasional hasil UKG 2015 untuk kedua bidang kompetensi itu adalah 53,02. Selain tujuh provinsi di atas yang mendapatkan nilai sesuai standar kompetensi minimum (SKM), ada tiga provinsi yang mendapatkan nilai di atas rata-rata nasional, yaitu Kepulauan Riau (54,72), Sumatera Barat (54,68), dan Kalimantan Selatan (53,15).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, jika dirinci lagi untuk hasil UKG untuk kompetensi bidang pedagogik saja, rata-rata nasionalnya hanya 48,94, yakni berada di bawah standar kompetensi minimal (SKM), yaitu 55. Bahkan untuk bidang pedagogik ini, hanya ada satu provinsi yang nilainya di atas rata-rata nasional sekaligus mencapai SKM, yaitu DI Yogyakarta (56,91).

“Artinya apa? Pedagogik berarti cara mengajarnya yang kurang baik, cara mengajarnya harus diperhatikan,” ujar Pranata usai konferensi pers akhir tahun 2015 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, (30/12/2015).

Pranata mengatakan, setelah nilai UKG dilihat secara nasional, nanti akan dilihat lagi secara rinci hasil UKG per kabupaten/kota, dan hasil UKG per individu (guru). “Ada pertanyaan, ini data hasilnya mau diapakan? Dengan data ini kita dapat potret untuk kita memperbaiki diri,” katanya.

Ia mencontohkan, ada guru yang mendapat nilai rata-rata 85. Namun meskipun nilai tersebut baik, setelah dianalisis hasilnya, guru tersebut memiliki kekurangan di beberapa kelompok kompetensi. “Dia ada kekurangan di tiga kelompok, yaitu kelompok kompetensi 1, kelompok kompetensi 4, dan kelompok kompetensi 6. Maka dia harus memperbaikinya,” tutur Pranata. Salah satu instrumen untuk meningkatkan kompetensi guru itu adalah dengan pelatihan dan pendidikan yang lebih terarah sesuai dengan hasil UKG.

[button color=”blue2″ bgcolor=”#” hoverbg=”#” textcolor=”#” texthcolor=”#” bordercolor=”#” hoverborder=”#” align=”center” link=”http://disdiktapteng.net/wp-content/uploads/2016/03/Hasil-UKG-Online-Tahun-2015.rar” font_weight=”bold” radius=”0″ outer_border_color=”#” icon_color=”#”]UNDUH[/button]

Sumber