SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

Program Sertifikasi Pendidik Dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMK (Alih Fungsi)

alihfungsigurusmkSalah satu arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Melalui Inpres ini, Mendikbud diinstruksikan untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di SMK.

Menindaklanjuti Inpres tersebut dan dalam rangka penataan dan pemenuhan guru produktif di SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan perlu melakukan cara strategis pada tahun 2016, yaitu akan melaksanakan Program Sertifikasi Pendidik Dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMK/SMA atau yang dikenal dengan program Alih Fungsi. Dengan program alih fungsi guru tersebut, diharapkan dapat memenuhi kekurangan guru produktif di sekolah menengah kejuruan (SMK).

Program Alih Fungsi bertujuan:

  1. Untuk Meningkatkan kompetensi guru SMK dan SMA yang mengampu mata pelajaran adaptif untuk memperoleh kompetensi keahlian tambahan dan mampu menjadi guru mata pelajaran produktif di SMK.
  2. Memenuhi kebutuhan guru produktif di SMK khususnya untuk 4 bidang prioritas yaitu maritim/kelautan, pertanian, ekonomi kreatif, pariwisata, serta teknologi dan rekayasa.

Manfaat :

  1. Guru memperoleh sertifikat pendidik dan sertifikat keahlian sesuai dengan kompetensi keahlian.
  2. Proses pembelajaran di SMK lebih optimal sesuai dengan prinsip profesionalisme dan kewirausahaan.
  3. Lulusan SMK mempunyai kompetensi yang sesuai dengan bidang keahlian sehingga mampu bersaing di dunia kerja terutama menghadapi MEA.

Sasaran :
Program sertifikasi pendidik dan sertifikasi keahlian bagi guru SMK/SMA (alih fungsi) pada tahun 2016-2017 diperuntukkan bagi 15.000 guru yang berasal dari guru SMK dan SMA.

Persyaratan Peserta :

  1. Usia maksimal antara 45 s.d 55 tahun sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian.
  2. Guru mata pelajaran yang diidentifikasi kelebihan guru, yaitu: guru SMK adaptif (PKn, Matematika, Seni Budaya, IPA, IPS, Kewirausahaan, dan KKPI); dan guru SMA (PPKn, Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, Ekonomi, Bhs Asing Lain, Antropologi, TIK).
  3. Mengikuti tes minat dan bakat (khusus bidang seni/ekonomi kreatif)
  4. Mempunyai minat terhadap salah satu kompetensi pada program keahlian tertentu pada kelompok bidang keahlian :
  • Maritim
  • Pertanian
  • Pariwisata
  • Ekonomi Kreatif
  • Teknologi dan Rekayasa

Pendaftaran :

  1. Guru melakukan pendaftaran melalui laman http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id.
  2. Klik menu daftar pada kanan atas dari laman tersebut.
  3. Masukkan kode registrasi pada kotak isian, tandai pada kotak “saya bukan robot”, kemudian klik tombol daftar.
  4. Pada laman registrasi, masukkan alamat email dan password, kemudian klik tombol daftar.
  5. Baca petunjuk pendaftaran pada laman registrasi, untuk melakukan langkah berikutnya.

Sumber : DitPSMK

SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan Juarai Lomba Kreatifitas Siswa Se-Tapteng Tahun 2016

tim-lks-smk-muhammadiyah-11-sibuluan

Dengan mengunggulkan kreasi lampu hias dari batok kelapa, SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan akhirnya menjuarai Lomba Kreatifitas Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dibidang karya kesenian dengan tema memanfatkan bahan bekas menjadi bisa berguna, tingkat Kabupaten Tapteng yang digelar di SMK Yayasan Pendidikan Taruna Yapim Pandan, pekan lalu.

“Ide itu tercipta berawal dari para siswa-siswa, lalu kita selaku pembimbing yang mengarahkan membuat model dan cara kerja pembuatannya,” ucap guru pembimbing dan pendamping, Khairul Syahdi kepada KedaiPena.Com, Senin (3/9).

Khairul mengatakan, para siswa memang mampu mengkreasikan ide tersebut semenarik mungkin. “Hasil karya siswa kita ini punya keunikan, mulai dari bahannya, ukiran di batok, serta kombinasi modelnya yang menarik,” ungkapnya.

Disebutkan, para siswa yang memenangi lomba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng selama satu hari itu, yakni Muhammad Romy Lubis, Ruspandi Siregar dan Syabirin yang duduk di kelas X Teknik Sepeda Motor (TSM).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan, Dedy Fahri S Sihotang mengaku bangga dan sangat mengapresiasi prestasi para siswanya itu.

“Alhamdulillah berkat kerja keras, kita berhasil juara pertama diajang ini. Ini merupakan suatu prestasi yang begitu menggembirakan. Saya juga sangat salut dan bangga, kepada ketiga siswa kita yang telah mengharumkan nama baik sekolah, sebab, mereka bisa bersaing dengan sekolah yang lain se-kabupaten Tapteng,” katanya

Ia berharap, kreatifitas yang diraih para siswa tersebut dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, prestasi itu membuktikan SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan, merupakan sekolah yang berkualitas.

“Insya Allah kita akan selalu berjuang dan mendukung untuk nama baik sekolah. Harapan saya sebagai kepala sekolah, semoga di tahun depan kita bisa ke tingkat nasional, dan jurusan yang lain agar lebih giat untuk mempersiapkan kegiatan LKS di tahun depan,” katanya.

Sumber : Kedai Pena

Haedar Nashir: Jadilah Kader Muhammadiyah yang Haus Ilmu

pak-haed2Salah satu cara berjihad di jalan Allah adalah menuntut ilmu. Ilmu bisa didapat melalui pengajian. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat mengisi tausyiah dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Cabang Muntilan, pada Ahad, (2/10) bertempat di Dusun Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) adalah agenda rutin tahunan yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muntilan. Kegiatan SKBM tahun ini juga merupakan bagian dari program Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpiring.

Kegiatan yang bertepatan dengan tahun baru Hijriyah ini, mengusung tema “Penguatan Jama’ah dan Amal Usaha Menuju Muntilan Berkemajuan”. PCM Muntilan adalah PCM terbaik se-Jawa Tengah. Menyadari upaya pentingnya pertahanan prestasi ini, PCM Muntilan mengundang Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengisi tausyiah di acara tersebut.

“Hari Ahad bukanlah sebuah alasan untuk kita libur menuntut ilmu,” papar Haedar dalam tausyiahnya.

Menurut Haedar, seluruh yang ada di bumi tentu memiliki makna, harus memiliki arti ukhrowi. Termasuk menuntut ilmu dalam acara pengajian pada SKBM ini. Dalam tausyiahnya, Haedar menekankan betapa pentingnya ilmu. “Selain bersilaturahmi, kegiatan ini tentu bisa dijadikan wadah untuk menuntut ilmu,” ujar Haedar.

Berangkat dari salah satu poin penting terkait hasil muktamar tahun lalu, Muhammadiyah berambisi untuk meningkatkan dan menggerakan basis keilmuan. Ilmu akan sangat bermanfaat ketika diamalkan dan disebarkan. “Suatu tempat akan makmur dan berkah, jika penghuninya berilmu,” papar Haedar.

Haedar menambahkan, ilmu sangat menunjang penguatan akidah, dan penguatan akidah dapat dilakukan melalui kegiatan tausyiah yang diselenggarakan oleh PCM Muntilan ini. Selain itu, kegiatan positif seperti ini juga merupakan bentuk dari jihad. Kajian ilmu dapat juga dilakukan melalui membaca, sesuai dengan perintah pertama Allah SWT. “Iqro’, bacalah, Allah menyuruh hambanya untuk membaca, karena dengan membaca kita bisa memetik ilmu,” tambah Haedar.

Haedar mengajak seluruh lapisan masyarakat pada umumnya, dan warga Muhammadiyah pada khususnya, untuk giat mencari ilmu yang bermanfaat karena ilmu merupakan awal untuk membentuk bangsa yang berkemajuan. “Bermuhammadiyahlah dengan gembira, dan jadilah kader Muhammadiyah yang haus akan ilmu,” tutup Haedar.

Sumber : Muhammadiyah

Jendela Pendidikan dan Kebudayaan Edisi September

Majalah Jendela Pendidikan dan Kebudayaan, Edisi September 2016.

[button color=”yellow” bgcolor=”#” hoverbg=”#” textcolor=”#” texthcolor=”#” bordercolor=”#” hoverborder=”#” size=”big” align=”center” width=”full” link=”https://doc-10-c0-docs.googleusercontent.com/docs/securesc/g0dm0lpat8bcoqs7frac1hntp7234j36/sdog5e1qohl2ksdaa3hbp27jp1967g4h/1477792800000/10572144623962884833/05622458821863151022/0B9vuDCxPvxwAMVBjajRQQ0x0c3RBYXNBR0dkSlZvREhPWDlN?e=download&nonce=0fn3hd5rcg720&user=05622458821863151022&hash=n9kdc6gllm5ug5ls26ml5clpt25nr5qb” target=”_blank” font_weight=”bold” radius=”0″ outer_border_color=”#” icon_color=”#”]Unduh E-Book[/button]

Penjelasan Seputar Update Aplikasi PMP 1.4

pmp-1-4Menindaklanjuti dengan telah dirilisnya Aplikasi Dapodik 2016b dan Aplikasi PMP versi 1.4, kami telah mengumpulkan pertanyaan-pertanyan yang sering diajukan untuk kemudian mengemasnya dalam informasi FAQ ini. Informasi/penjelasan ini disusun dalam rangka untuk memberikan arahan, pedoman dan mempermudah para Operator Dapodik dan PMP dalam menjalankan dan melengkapi data pada Aplikasi PMP versi 1.4. Informasi/penjelasan ini berisikan petunjuk dan pedoman mengenai tata cara installasi dan update Aplikasi PMP versi 1.4, alur entri data, dan prosedur pengisian instrument dan pengirimannya.

Secara teknis Aplikasi PMP bersifat komponen opsional (add ons/pengaya) dari Aplikasi Dapodik, maka Aplikasi PMP akan dapat diinstall dan berjalan jika dikomputer tersebut telah ter-install Aplikasi Dapodik. Secara otomatis Aplikasi PMP akan mengambil entitas data pokok dari Aplikasi Dapodik seperti data profil sekolah, PTK, PD dan lainnya. Selanjutnya Aplikasi PMP akan menampilkan daftar pertanyaan/kuesioner untuk masing-masing entitas data tersebut. Aplikasi PMP berserta patch dan panduannya dapat diunduh pada laman : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/.

Sumber : Admin Dapodikdasmen

SMP NEGERI 2 Pandan Nauli Mewakili FLS2N dan LPSN Tingkat Nasional

Motif batik bergambar ikan nemo karya Bella Irene Sihotang, siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara ini membuat juri “Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Cabang Desain Motif Batik” kepincut. Setelah menang di tingkat kabupaten dan provinsi, karyanya itu akan beradu di kancah nasional.

Sama halnya dengan hasil penelitian ilmiah Linda Roman Habeahan dan Nona Amelia Sari Nasution, juga siswi sekolah unggulan itu, yang berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Lubuk Larangan Persaudaraan dalam Pendayagunaan Sumber Daya Air Sungai Lumut Kabupaten Tapanuli Tengah”. Karya keduanya menjadi finalis mewakili Provinsi Sumatera Utara di Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) SMP Tingkat Nasional.

“Kedua lomba ini digelar oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI. Yang lomba desain motif batik itu akan dilaksanakan pada tanggal 5-7 Oktober nanti, di Hotel Aston Cengkareng, Jakarta Barat. Sedangkan yang LPSN dilaksanakan pada 25-29 September ini di Hotel Hariston, Jakarta Utara,” terang Kepala SMP Negeri 2 Pandan Nauli Anwar Said, kemarin.

Bella Irene Sihotang sendiri mengaku mendapat inspirasi dari ikan nemo yang unik dan lucu, yang juga merupakan icon Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai daerah pariwisata bahari. Sedangkan ketertarikan dan bakatnya mendesain batik muncul setelah mengikuti pelajaran motif ukir di mata pelajaran SBK (Seni Budaya dan Kerajinan).

“Bisa dikatakan saya belajar otodidak. Basic-nya memang saya suka menggambar,” tutur desainer cilik itu.

Sedangkan Linda Roman Habeahan dan Nona Amelia Sari Nasution mengaku awalnya tertarik dan penasaran akan istilah ‘lubuk larangan’. Dibantu oleh guru pembimbingnya di sekolah, Linda dan Nona akhirnya memutuskan untuk mengangkatnya sebagai salah satu objek penelitian mereka, dan beberapa kali terjun langsung ke lokasi.

“Awalnya saya dengar dari orangtua saya pernah cerita soal lubuk larangan. Saya pikir apa itu ya. Kok namanya seperti itu. Ternyata filosifinya sangat kuat. Jadi itu adalah sebuah kawasan sungai yang memang sengaja dimanfaatkan dan dilestarikan oleh kelompok masyarakat. Bibit ikan mereka taburkan dan dijaga, termasuk juga menjaga kelestarian lingkungan dan alam sekitarnya. Lalu pada waktu yang telah disepakati bersama, mereka memanennya. Jadi sebelum dapat waktunya, siapapun dilarang mengambil ikan dari lubuk itu,” terang Linda diamini rekannya Nona.

Pada kesempatan itu, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Tapteng Jonson Sihombing didampingi Kasi Kurikulum Santi Sitorus dan Kasi Ketenagaan Veradiyanti Simanjuntak, turut memberi motivasi kepada ketiga siswi berbakat dan cerdas itu. Diharapkan, torehan prestasi ini akan menjadi motivasi bagi sekolah lain, khususnya bagi para pelajar di Tapteng.

“Kami dari dinas pendidikan turut merasa bangga, ada 3 pelajar SMP kita yang mewakili provinsi untuk lomba di tingkat nasional. Lomba ini sangat bagus, tapi persaingan akan jauh lebih berat, persiapkan diri sebaik-baiknya, jaga kesehatan, dan kepada kepala sekolah agar menyiapkan semua syarat administrasi mereka untuk kelancaran lomba nanti. Doa dan dukungan kami menyertai kalian,” ujar Jhonson Sihombing.

Sumber : Disdik Tapteng

Kopling Manual

Kemacetan lalu lintas sangat mengganggu kenyamanan sekaligus mempercepat kerusakan kompnonen mobil terutama kopling. Kalau sudah macet mobil akan bergerak perlahan-lahan seperti berjalan langkah demi langkah. Hal ini akan membuat pengemudi menjadi lelah, karena sebentar-sebentar tangannya harus memindahkan tongkat transmisi dan kakinya menekan dan melepas pedal kopling terus menerus.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=4&mnu=Materi1″]

Sistem Kerja Mesin Diesel

Mesin diesel dipatenkan oleh Rudolf Diesel pada tanggal 23 Februari 1893. Mesin diesel menggunakan prinsip pengapian kompresi, yaitu proses dimana bahan bakar diinjeksi setelah udara dikompres dalam ruang bakar sehingga bahan bakar tersebut meledak dengan sendirinya. Mesin diesel lebih unggul dalam efisiensi bahan bakar untuk kendaraan dan tidak memerlukan busi. Sistem kompresi memungkinkan tercapainya tekanan awal yang tinggi sebelum terjadi proses pembakaran, hal ini akan meningkatkan efisiensi panas dibandingkan sistem yang lain. Namun disamping keunggulan yang dimiliki, mesin diesel juga memiliki problem khusus yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan yaitu asap serta gas buang khususnya Nitrogen Oxide (NOx).

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=220&mnu=Materi1″]

Mengenal IP Address

Konsep dasar dan struktur IP Address.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=73″]