Program Penguatan Pendidikan Karakter Segera Diuji Coba
Jakarta, Kemendikbud — Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) akan segera diuji coba akhir tahun 2016 ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa sekolah ujicoba sudah ditetapkan, kajian akademik dan pedoman sudah selesai, sedangkan petunjuk pelaksanaan sedang dalam penyempurnaan.
“Sekolah uji coba sudah kita tetapkan. Sekitar 50 sekolah yang nanti akan kita uji coba di luar sekolah yang dengan suka rela menawarkan diri dan juga provinsi, kabupaten yang ingin menjadi tempat uji coba,” kata Muhadjir dalam rapat kerja dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung DPD Jakarta, Senin (3/10/2016).
Jumlah sekolah uji coba akan ditambah tiap tahunnya. Tahun 2017 ditetapkan 1.626 sekolah uji coba, sedangkan tahun 2018 sebanyak 3.252 sekolah.
Mendikbud menambahkan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo menetapkan porsi pendidikan karakter pada jenjang sekolah dasar (SD) sebesar 70% dari kurikulum inti, sedangkan pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 60%. “Itu menunjukkan betapa besar perhatian pemerintah terhadap pendidikan karakter pada level pendidikan dasar,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.
Ia juga menegaskan tidak ada perubahan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan Kurikulum 2013, karena implementasi kurikulum tersebut sedang berjalan. “Maka upaya kami adalah bagaimana menambah kandungan K-13 yang berlaku di pendidikan dasar dan menengah dalam bentuk kokurikuler. Itulah yang kemudian disebut Program Penguatan Pendidikan Karakter,” tambah Muhadjir.
Dalam kesempatan raker tersebut, anggota DPD dari Provinsi Bali I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra mendukung implementasi PPK di provinsinya. “Kami di Bali sangat mendukung program ini, seni dan budaya di Bali sangat mungkin diintegrasikan dengan program ini,” kata Arya Wedakarna.
Anggota Komite III yang lain berharap pemerintah menelaah lebih dalam, implementasi program PPK di daerah terpencil dan kepulauan yang sarana, prasarana, dan jumlah gurunya masih terbatas. “Untuk daerah kepulauan seperti daerah kami, Program PPK ini harus dikaji matang-matang. Banyak keterbatasan di sekolah-sekolah yang terpencil ini yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah,” ujar anggota DPD dari Provinsi Maluku, Novita Anakotta.
(Nur Widiyanto)
Sumber : Kemdikbud
Tanggung jawab mendidik anak terletak pada orang tua, bukan hanya sepenuhnya pada sekolah dan tempat anak-anak belajar. “Setiap orang tua wajib mendidik anak dengan penuh rasa cinta, bukan dengan kekerasan,” ucap Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Minggu (2/10) dalam acara Tabligh Akbar 1 Muharram yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, yang bertempat di Masjid Al-Akbar Surabaya dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, SyaifullahYusuf.
Salah satu arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Melalui Inpres ini, Mendikbud diinstruksikan untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di SMK.
Salah satu cara berjihad di jalan Allah adalah menuntut ilmu. Ilmu bisa didapat melalui pengajian. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat mengisi tausyiah dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Cabang Muntilan, pada Ahad, (2/10) bertempat di Dusun Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.
Menindaklanjuti dengan telah dirilisnya Aplikasi Dapodik 2016b dan Aplikasi PMP versi 1.4, kami telah mengumpulkan pertanyaan-pertanyan yang sering diajukan untuk kemudian mengemasnya dalam informasi FAQ ini. Informasi/penjelasan ini disusun dalam rangka untuk memberikan arahan, pedoman dan mempermudah para Operator Dapodik dan PMP dalam menjalankan dan melengkapi data pada Aplikasi PMP versi 1.4. Informasi/penjelasan ini berisikan petunjuk dan pedoman mengenai tata cara installasi dan update Aplikasi PMP versi 1.4, alur entri data, dan prosedur pengisian instrument dan pengirimannya.
Motif batik bergambar ikan nemo karya Bella Irene Sihotang, siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara ini membuat juri “Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Cabang Desain Motif Batik” kepincut. Setelah menang di tingkat kabupaten dan provinsi, karyanya itu akan beradu di kancah nasional.




