SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

Majalah SMK Bisa : Optimalkan Keahlian Siswa SMK

Majalah SMK Bisa : Optimalkan Keahlian Siswa SMK

[button color=”green” bgcolor=”#” hoverbg=”#” textcolor=”#” texthcolor=”#” bordercolor=”#” hoverborder=”#” size=”bigger” width=”full” link=”http://psmk.kemdikbud.go.id/epub/download/BCHMEjEjk5UpzJmN1EJyuj8gjxSrfHWTLl29oRmO.pdf” target=”_blank” font_weight=”bold” radius=”0″ outer_border_color=”#” icon_color=”#”]Majalah SMK Bisa : Optimalkan Keahlian Siswa SMK[/button]

Cara Kerja Ponsel

Telepon seluler atau yang lebih dikenal dengan ponsel dari duIu sampai sekarang telah mengalami perubahan baik teknologinya yang dulu hanya dapat untuk berbicara sekarang sudah dapat dipakai untuk bertukar data atau bahkan untuk memotret, sedangkan dari bentuk fisiknya mulai dari berat dan besar hingga yang seukuran korek api. Dari semua perkembangan tersebut tetap saja dipertahankan teknologi dasarnya yaitu bagaimana ponsel menerima sinyal dan mengirim sinyal. Lantas bagaimana cara kerja ponsel dengan segala aplikasi yang diusungnya tersebut? Beberapa hal seputar ponsel antara lain dapat dilihat pada materi di bawah ini.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=94&mnu=Materi1″]

Rilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen 2016b

v2016bMenindaklanjuti laporan ditemukannya beberapa bugs/kesalahan teknis pada Aplikasi Dapodik versi 2016a dan dalam rangka terus meningkatkan kualitas data maka senantiasa dilakukan perbaikan dan penyempurnaan Aplikasi Dapodik. Maka saat ini telah dirilis pembaruan Aplikasi Dapodik 2016 yaitu Versi 2016b. Adapun pembaruan dan perbaikan yang dilakukan pada Aplikasi Dapodik 2016b adalah sebagai berikut:

  • [Pembaruan] Penambahan rekap sarpras pada unduhan profil sekolah
  • [Pembaruan] Penambahan pemicu jika terjadi gagal cek pembaruan
  • [Pembaruan] Penambahan pemicu perubahan nama otomatis pada program pengajaran dilayani (khusus SMA)
  • [Pembaruan] Penambahan beban mengajar 12 jam untuk tugas tambahan Kepala Program Keahlian dan Kepala Unit Produksi
  • [Pembaruan] Penambahan rekap peserta didik penerima bantuan pada tabulasi beranda
  • [Pembaruan] Penambahan validasi peserta didik untuk peminatan dan lintas minat
  • [Pembaruan] Penambahan validasi jumlah maksimal anggota rombel pada setiap rombongan belajar
  • [Pembaruan] Penambahan validasi jumlah maksimal JJM pada setiap rombongan belajar sesuai kurikulum yang dipilih
  • [Pembaruan] Penambahan validasi pemilihan tugas tambahan diakui yang diambil lebih dari 1 PTK
  • [Pembaruan] Penambahan unduhan Permendikbud Tahun 2016 Nomor 22 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
  • [Perbaikan] Pemisahan perhitungan jumlah siswa bagi guru TIK dan BK pada unduhan profil sekolah
  • [Perbaikan] Pengaktifan kembali tombol hapus Registrasi Peserta Didik
  • [Perbaikan] Bugs validasi ketika menghapus ptk yang sudah masuk rombel
  • [Perbaikan] Bugs kolom kecamatan pada unduhan daftar peserta didik
  • [Perbaikan] Bugs ketika perubahan program pengajaran dilayani (khusus SMA)
  • [Perbaikan] Bugs menampilkan dan mencari program pengajaran dilayani untuk jurusan Umum tidak tampil (khusus SMA)
  • [Perbaikan] Bugs ketika sukses registrasi namun muncul info Sekolah tidak ditemukan
  • [Perbaikan] Bugs ketika memilih jenis rombel kelas Teori pada rombongan belajar
  • [Perbaikan] Bugs pada saat sinkronisasi untuk SPK SMA
  • [Perbaikan] Penggantian nama status di kurikulum pada pembelajaran dari Ekstensi Team Teaching menjadi Matpel Produktif (guru pengampu > 1 orang)

Untuk melakukan update/pembaruan versi aplikasi menjadi Aplikasi Dapodik 2016b dapat dilakukan dengan menggunakan:

1. UPDATER Aplikasi Dapodik 2016b

Bagi sekolah yang masih menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2016 dan Versi 2016a dapat melakukan pembaruan menjadi Versi 2016b dengan menggunakan Updater Aplikasi Dapodik 2016b, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Unduh file UPDATER Aplikasi Dapodik 2016b di sini
  • Lakukan installasi sampai dengan selesai.
  • Lakukan refresh (Ctrl + F5).

2. Pembaruan Online

Bagi sekolah yang masih menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2016 dan Versi 2016a juga dapat melakukan pembaruan menjadi Versi 2016b dengan cara pembaruan secara ON LINE, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Pastikan komputer terkoneksi internet.
  • Silahkan login pada Aplikasi Dapodik Versi 2016 atau Versi 2016a.
  • Masuk pada menu Pengaturan, Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol “Cek Pembaruan”.
  • Maka ditampilkan keterangan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Dapodik 2016b ) Apakah Anda ingin melanjutkan? Pastikan tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan selesai!
  • Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan melakukan update pembaruan.
  • Setelah proses selesai, klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”.

3. INSTALLER Aplikasi Dapodik 2016b

Bagi sekolah yang masih menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2016 maupun Versi 2016a yang karena suatu sebab teknis harus melakukan install ulang Aplikasi Dapodik dikarenakan ganti komputer dan atau masalah teknis lainnya, maka dapat langsung install baru (fresh) menggunakan Installer Aplikasi Dapodik 2016b. Installer Aplikasi Dapodik 2016b dapat diunduh di sini.

Sumber : Admin Dapodikdasmen

Sistem Starter

Bahan ajar materi Sistem Starter, untuk siswa/i  Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=104&mnu=Kompetensi&kl=13″]

Sistem Pengapian Baterai Konvensional (CDI)

Bahan ajar materi Sistem Pengapian Baterai Konvensional (CDI), untuk siswa/i  Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=103&mnu=Kompetensi&kl=13″]

Sistem Kemudi Manual

Bahan ajar materi Sistem Kemudi Manual, untuk siswa/i  Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=102&mnu=Kompetensi&kl=13″]

Burning Video

Bahan ajar materi melakukan pembakaran media optik untuk kebutuhan Video CD/DVD, untuk siswa/i  Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=210&mnu=Kompetensi&kl=15″]

Longsoran

Sudah cerita lama jika musim hujan datang, maka akan sering terjadi longsoran yang memakan tidak sedikit harta dan nyawa. Mengenali longsoran memberikan kepada kita pengetahuan untuk mengetahui keadaan disekitar kita dan kemungkinan antisipasi menghindarinya.

Longsoran merupakan bagian dari gerakan tanah yang menyebabkan berpindah atau bergesernya massa tanah dari daerah energi potensial tinggi ke daerah dengan potensial rendah. Longsoran merupakan hal umum terjadi sejak bumi ada. jadi longsoran adalah fenomena alam yang biasa dalam sejarah bumi. Perencanaan, pengembang, insinyur atau ahli dalam ilmu kebumian selalu berusaha untuk mengenali bahaya yang ditimbulkan oleh bekas longsoran, tanda-tanda pergerakan lereng atau daerah yang berpotensi terjadinya longsoran. Bahaya longsoran terjadi dalam waktu yang cepat, keadaan yang menghancurkan dengan mengenali ukuran, kecepatan dan efek penghancurannya.

Longsoran akan teraktivasi akibat perubahan cuaca berhubungan dengan peningkatan penyerapan air-seperti pada musim penghujan, gempa bumi atau aktivitas manusia.
Secara umum longsoran dikelompokkan menjadi 5 tipe longsoran, yaitu jatuhan, rubuhan, gelinciran, sebaran lateral, dan aliran.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=68″]

Berani Tampil Di Depan Kelas

Berbahasa merupakan salah satu kemampuan yang kita miliki sebagai manusia. Sebagai makhluk sosial, kemampuan ini termasuk sangat penting. Melalui kemampuan inilah manusia dapat mengekspresikan serta mengomunikasikan pikiran dan perasaannya. Coba bayangkan, apa jadinya bila kita tidak dapat berbahasa. Tentunya, kita akan merasa hidup sendirian karena kita tidak dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Secara garis besar, ada empat macam kemampuan berbahasa, yaitu mendengar, berbicara, menulis, dan membaca. Beberapa contoh berbahasa dalam kehidupan sehari-hari adalah mengobrol, membaca buku, menulis surat, dan sebagainya. Selain dalam kegiatan sehari-hari, ada pula kemampuan berbahasa yang digunakan pada saat-saat tertentu. Dalam satu situasi formal misalnya, kita mengenal keterampilan menulis laporan, membacakan pidato, dan presentasi. Rubrik ini akan membahas cara meningkatkan kemampuan untuk berani maju dan presentasi di depan kelas.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 894—895) disebutkan bahwa presentasi adalah penyajian atau pertunjukkan (tt sandiwara, film, dsb) kepada orang-orang yang diundang. Sementara itu, mempresentasikan berarti menyajikan; mengemukakan (dalam diskusi, dsb). Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa presentasi menyangkut kemampuan seseorang dalam berbicara atau menyampaikan dan menyajikan pemikiran, pendapat, analisis, dan sebagainya di hadapan orang lain.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=168&mnu=Materi1″]

Percepatan Penyaluran KIP dan Penerimaan Dana PIP Tahun Pelajaran 2016/2017

Memperhatikan hasil evaluasi terhadap data yang telah masuk dari hasil pendataan dan validasi data KIP melalui aplikasi Dapodik sampai dengan tanggal 31 Agustus 2016 baru mencapai 40% dan dengan mempertimbangkan dinamika distribusi KIP di daerah-daerah dimana dari hasil pemantauan menemukan sejumlah KIP masih tertahan di kantor desa/kelurahan dan belum disalurkan kepada anak usia sekolah di wilayahnya maka Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah perlu melakukan upaya untuk melakukan percepatan pendataan KIP dan mendorong percepatan penyaluran dan penerimaan dana PIP.

Berkenaan dengan hal tersebut maka menyusuli surat edaran Dirjen Dikdasmen sebelumnya Nomor: 17/D/KU/2016 Tentang Pendataan Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Aplikasi Dapodik tanggal 4 Agustus 2016, telah dikeluarkan surat edaran Dirjen Dikdasmen Nomor: 19/D/SE/2016 Tentang Percepatan Penyaluran KIP dan Penerimaan Dana PIP Tahun Pelajaran 2016/2017. Isi surat edaran sebagai berikut:

  • Memfasilitasi percepatan penyaluran KIP yang masih tertahan di kantor desa/kelurahan kepada anak usia sekolah yang berhak menerima di wilayah tersebut, bekerjasama dengan pihak-pihak terkait;
  • Mendorong sekolah untuk mengidentifikasi siswa yang menerima KIP dan segera mendaftarkan ke aplikasi Dapodik agar dana PIP Tahun 2016 dapat segera kami salurkan, Pendaftaran KIP dalam aplikasi Dapodik dapat dilakukan sampai dengan akhir Desember 2016, namun untuk keperluan pencairan dana PIPTahun 2016, pendaftaran KIP harus dapat diselesaikan paling lambat sampai tanggal 30 September 2016;
  • Memfasilitasi sekolah dengan pihak bank penyalur, yaitu: BRI untuk SD, SMP, SMK, dan BNI untuk SMA, agar para siswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima dana PIP tahun 2016 oleh Kemdikbud dapat segera mencairkan dana PIP di bank yang sudah ditetapkan;

Sumber : Admin Dapodikdasmen