SMK Swasta Muhammadiyah 11 Sibuluan

Loading

Berani Tampil Di Depan Kelas

Berbahasa merupakan salah satu kemampuan yang kita miliki sebagai manusia. Sebagai makhluk sosial, kemampuan ini termasuk sangat penting. Melalui kemampuan inilah manusia dapat mengekspresikan serta mengomunikasikan pikiran dan perasaannya. Coba bayangkan, apa jadinya bila kita tidak dapat berbahasa. Tentunya, kita akan merasa hidup sendirian karena kita tidak dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Secara garis besar, ada empat macam kemampuan berbahasa, yaitu mendengar, berbicara, menulis, dan membaca. Beberapa contoh berbahasa dalam kehidupan sehari-hari adalah mengobrol, membaca buku, menulis surat, dan sebagainya. Selain dalam kegiatan sehari-hari, ada pula kemampuan berbahasa yang digunakan pada saat-saat tertentu. Dalam satu situasi formal misalnya, kita mengenal keterampilan menulis laporan, membacakan pidato, dan presentasi. Rubrik ini akan membahas cara meningkatkan kemampuan untuk berani maju dan presentasi di depan kelas.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 894—895) disebutkan bahwa presentasi adalah penyajian atau pertunjukkan (tt sandiwara, film, dsb) kepada orang-orang yang diundang. Sementara itu, mempresentasikan berarti menyajikan; mengemukakan (dalam diskusi, dsb). Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa presentasi menyangkut kemampuan seseorang dalam berbicara atau menyampaikan dan menyajikan pemikiran, pendapat, analisis, dan sebagainya di hadapan orang lain.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=168&mnu=Materi1″]

Percepatan Penyaluran KIP dan Penerimaan Dana PIP Tahun Pelajaran 2016/2017

Memperhatikan hasil evaluasi terhadap data yang telah masuk dari hasil pendataan dan validasi data KIP melalui aplikasi Dapodik sampai dengan tanggal 31 Agustus 2016 baru mencapai 40% dan dengan mempertimbangkan dinamika distribusi KIP di daerah-daerah dimana dari hasil pemantauan menemukan sejumlah KIP masih tertahan di kantor desa/kelurahan dan belum disalurkan kepada anak usia sekolah di wilayahnya maka Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah perlu melakukan upaya untuk melakukan percepatan pendataan KIP dan mendorong percepatan penyaluran dan penerimaan dana PIP.

Berkenaan dengan hal tersebut maka menyusuli surat edaran Dirjen Dikdasmen sebelumnya Nomor: 17/D/KU/2016 Tentang Pendataan Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Aplikasi Dapodik tanggal 4 Agustus 2016, telah dikeluarkan surat edaran Dirjen Dikdasmen Nomor: 19/D/SE/2016 Tentang Percepatan Penyaluran KIP dan Penerimaan Dana PIP Tahun Pelajaran 2016/2017. Isi surat edaran sebagai berikut:

  • Memfasilitasi percepatan penyaluran KIP yang masih tertahan di kantor desa/kelurahan kepada anak usia sekolah yang berhak menerima di wilayah tersebut, bekerjasama dengan pihak-pihak terkait;
  • Mendorong sekolah untuk mengidentifikasi siswa yang menerima KIP dan segera mendaftarkan ke aplikasi Dapodik agar dana PIP Tahun 2016 dapat segera kami salurkan, Pendaftaran KIP dalam aplikasi Dapodik dapat dilakukan sampai dengan akhir Desember 2016, namun untuk keperluan pencairan dana PIPTahun 2016, pendaftaran KIP harus dapat diselesaikan paling lambat sampai tanggal 30 September 2016;
  • Memfasilitasi sekolah dengan pihak bank penyalur, yaitu: BRI untuk SD, SMP, SMK, dan BNI untuk SMA, agar para siswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima dana PIP tahun 2016 oleh Kemdikbud dapat segera mencairkan dana PIP di bank yang sudah ditetapkan;

Sumber : Admin Dapodikdasmen

Mengenal Koneksi Internet

Di akhir milenium kedua perkembangan internet sungguh revolusioner karena internet telah merasuki segala aspek kehidupan manusia. Dengan internet kita dapat melakukan komunikasi antara manusia dengan manusia, manusia dengan komputer atau komputer dengan komputer. Internet merupakan sebuah sistem yang memberikan informasi yang terorganisir dan terkelola dengan baik. Untuk memahami bagaimana hubungan internet dengan TCP/IP, mula-mula kita harus mendefinisikan konsep protokol dan standar.

Internet (Inter-Network) adalah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk milyaran pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email, chat), diskusi (forum, email, milis), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP), dan aneka layanan lainnya.

Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=74″]

Microprocessor

Mikroprosesor dalam sebuah komputer merupakan Integrated Circuits (IC) yang di dalamnya terdapat Arithmatic Logic Unit, Control Unit dan register. Meski bentuknya kecil, namun mikroprosesor memiliki banyak transistor bahkan bisa sampai sepuluh juta transistor di dalamnya. Transistor di sini memiliki fungsi sebagai penguat sinyal untuk meneruskan data dalam proses pengolahan data di mikroprosesor. Mikroprosesor juga terdiri dari area kerja yang dikenal dengan register-register yang merupakan media penyimpanan untuk menangani instruksi dan data dalam kecepatan yang sangat tinggi dan digunakan untuk berbagai macam fungsi pemrosesan. Di masyarakat luas, mikroprosesor ini lebih dikenal sebagai prosesor atau CPU.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=209&mnu=Materi1″]

Ban

Bahan ajar materi Ban, untuk siswa/i Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=43″]

Cara Kerja Mesin 4 Tak

Bahan ajar materi Cara Kerja Mesin 4 Tak, untuk siswa/i Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=42″]

Cara Kerja Mesin 2 Tak

Bahan ajar materi Cara Kerja Mesin 2 Tak, untuk siswa/i Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=99&idmateri=41″]

Disdik Tapteng Bentuk Wadah Home Smart Teacher

delta-pasaribuDinas Pendidikan (Disdik) Tapteng akan segera membentuk wadah para guru dengan nama Home Smart Teacher (HST). Melalui wadah HST ini, para guru se Tapteng, khususnya para guru bidang studi akan saling berkoordinasi, bertukar pikiran, berdiskusi dan saling bertukar ide untuk peningkatan mutu pengajaran di Tapteng dengan memanfaatkan jaringan media sosial (medsos) yakni Facebook.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Tapteng Delta Pasaribu melalui Kabid Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti), Bahal Simanjuntak saat membuka secara langsung kegiatan workshop Implementasi Kurikulum 2013 Tingkat SLTA Sederajat Tahun 2016 di Ruang Audio Visual SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, Rabu (10/8). “Kita ingin memanfaatkan media sosial sebagai jaringan komunikasi bagi para guru-guru untuk saling bertukar pikiran, berkoordinasi, berdiskusi dan saling bertukar ide melalui wadah Home Smart Teacher. Daripada bermedsos ria tanpa manfaat, lebih baik kemajuan teknologi informasi ini kita manfaatkan untuk peningkatan dan pemerataan kompetensi guru, khususnya untuk tingkat SMA dan SMK,” katanya.

Dikatakan, dalam wadah HST nanti, setiap guru akan dibagi grupnya sesuai dengan bidang studi atau pelajaran. Hal ini supaya lebih memudahkan para guru untuk berkomunikasi.

“Wadah ini nantinya akan dibina langsung oleh Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah serta instruktur nasional yang ada di Tapteng. Dan semua guru diwajibkan untuk ikut dalam wadah ini. Dengan begitu kita berharap ke depan, kemampuan para guru SMA dan SMK se Tapteng ini dapat lebih merata, agar kemampuan para siswa pun bisa lebih kompetitif, tidak seperti sekarang yang masih terjadi kesenjangan,” katanya.

Dijelaskan, workshop Implementasi Kurikulum 2013 tingkat SMA/SMK se Tapteng ini dilaksanakan bertujuan untuk lebih memberikan pemahaman dan pemantapan pelaksanaan program Kurikulum 2013 kepada para guru se Tapteng.

“Untuk kali ini yang berlangsung sehari penuh, workshop diikuti 105 peserta, masing-masing 4 orang guru per sekolah dari seluruh SMA dan SMK se Tapteng, baik negeri maupun swasta,” katanya.

Sumber : Disdik Tapteng

Komponen Otomotif (Rectifier, Filter & Regulator)

Bahan ajar materi Komponen Otomotif (Rectifier, Filter & Regulator), untuk siswa/i  Teknik Otomotif.

[advanced_iframe securitykey=”4d018e4b7a56ab5baf3f3d676640a65497f68aa3″ src=”https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=90&mnu=Kompetensi&kl=13″]